Berada di Wilayah Parung Saat Sumur Minyak Ilegal Terbakar, 3 Warga Sungai Lilin Ini Masih Menghilang. 

Muba, BS –  Sebanyak 3 orang warga Sungai Lilin hingga Sabtu malam 29 Juni 2024 masih menghilang.

Ketiga orang tersebut dikabarkan berada disekitar wilayah sumur minyak ilegal terbakar di dusun Parung Desa Srigunung Kecamatan Sungai Lilin.

 

Pihak keluarga dan tetangga disekitar rumah korban pun masih terus melakukan pencarian secara langsung ataupun menyebar identitas melalui berbagai laman medsos.

 

Ketiga warga yang masih dinyatakan menghilang tersebut 1 orang merupakan warga Desa Pinang Banjar sementara dua lain nya warga Kelurahan Sungai Lilin.

 

Berikut ini identitas lengkap ketiga warga yang dinyatakan hilang tersebut

– Pertama adalah Ujang warga Rt 3 Rw 1 Kelurahan Sungai Lilin Kecamatan Sungai Lilin.

Ujang sendiri memiliki badan tinggi besar, gigi ompong.

– Sementara warga kedua Hata dengan nama panggilan Rita warga sekitar Puskesmas Sungai Lilin.

– Ketiga Alek Sander warga Rt 21 Purwodadi Desa Pinang Banjar Kecamatan Sungai Lilin.

 

Arpei salah satu perangkat Ketua RW di Kelurahan Sungai Lilin kepada harianmuba membenarkan salah satu warganya menghilang.

 

“Kami sudah seharian mencari menelusuri sungai disekitar dusun parung, namun belum ada hasil,” jelasnya.

 

“Namun kami belum berani mendekat ke sekitar wilayah sumur yang terbakar karena masih panas dan rawan,” jelasnya.

 

Arpei mengungkapkan berdasarkan pengakuan kedua korban tersebut memang berangkat ke sungai disekitar dusun parung untuk meras minyak.

Mereka menelusuri sungai dawas dari Sungai Lilin dengan menaiki perahu ketek.

 

“Menurut Keterangan Istrinya berangkat meras minyak ke Sungai Parung 4 Orang 2 orang ketemu sementara 2 orang masih menghilang,” tutupnya.

 

Belum bisa dipastikan apakah ketiga orang yang hilang merupakan korban akibat kebakaran sumur minyak ilegal di bantaran Sungai Dawas.

Hingga kemarin belum ada keterangan secara resmi dari pihak berwenang terkait korban akibat musibah ini. 

 

Namun untuk sementara baru satu orang yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Korban tersebut bernama Dedi warga Desa Pinang Banjar. **(JD)

 

 

Array
Related posts